←back to Blog

tips menulis artikel terbaik

 

Tahukah kamu kalau saat ini hanya dengan sebuah artikel dapat meningkatkan engagement atau bahkan penjualan bisnis? Banyak orang butuh tips menulis artikel agar kontennya menarik audiens. Di era sekarang, Google menjadi salah satu jendela yang dapat digunakan oleh semua orang dari berbagai daerah di seluruh dunia untuk mencari informasi-informasi, mulai dari informasi sejarah hingga informasi pembelian produk.

Semua informasi dapat dicari hanya dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencari. Nah, biasanya, saat mengetikkan kata kunci akan ditampilkan beragam artikel di halaman Google. Pembaca tentu akan membuka artikel yang terlihat menarik dan berkesan di matanya.

 

Cara Menulis Artikel Terlengkap

Website jadi salah satu hal yang harus dimiliki oleh pebisnis atau pengusaha di era digital saat ini.  Melalui website, kamu dapat menjangkau calon customer dari berbagai daerah di seluruh dunia. 

Nah, untuk menciptakan artikel yang menarik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yuk, tips menulis artikel di bawah ini!

 

Pilih Topik yang Unik dan Menarik

Sebelum benar-benar mulai menulis, kamu harus memikirkan terlebih dahulu topik apa yang akan dibicarakan dalam artikel tersebut. Sebagai contoh, kamu bergerak di bidang bisnis fashion. Maka kamu harus tentukan topik yang ingin dibicarakan.

Berbicara soal fashion saja sudah sangat luas. Apa kamu ingin membahas topik fashion pria atau wanita? Wawasan terkait fashion apa saja yang sedang tren saat ini? Kamu harus mencari sumber referensi yang bisa dijadikan rujukan. Kejelasan subtopik dapat membuat website-mu memiliki ciri khas dan menjangkau pembaca yang lebih spesifik.

Topik perlu dipikirkan dengan matang supaya pembaca juga tidak bosan dengan artikelmu. Jika ingin menentukan topik yang tepat, sering-seringlah melakukan riset pembaca ataupun hal-hal yang sedang tren akhir-akhir ini.

 

Buat Heading

Supaya artikel terlihat lebih menarik, jangan lupa untuk menambahkan Heading di setiap poin yang ingin dibicarakan. Hal ini akan memudahkan pembaca untuk menangkap setiap poin yang akan disampaikan di dalam artikelmu. Biasanya, Heading dapat dibuat dalam berbagai macam level, mulai dari H1, H2, H3, dan seterusnya. Nah, kalau kamu membuat artikel listicle, penggunaan Heading sangat penting untuk membuat artikel mudah untuk dibaca. 

Sebagai contoh, kamu sedang menulis artikel tentang pengertian SEO. Mungkin, kamu bisa membuat tiga poin penting yang ingin disampaikan, seperti apa itu SEO, bagaimana cara kerjanya, hingga tips menjalankannya. 

 

Buat Kalimat yang Menarik di Awal Artikel

Satu hal utama yang memikat pembaca untuk mengklik artikelmu adalah judul. Kalau judulnya tidak menarik, besar kemungkinan pembaca tidak akan menuju ke website-mu. Akan tetapi, kalau judul sudah menarik, otomatis pembaca akan mengklik artikel dan betah berlama-lama membaca.

Akan tetapi, belum berhenti sampai di situ. Kamu juga harus membuat pembaca terkesan lewat kalimat utama yang ditulis di awal artikel. Jika pembaca hanya beberapa detik mampir di website, ini bisa menimbulkan bounce rate tinggi dan berdampak kurang baik untuk ranking website.

Pembaca akan memutuskan untuk melanjutkan baca artikel atau meninggalkannya bergantung pada kalimat utama di awal artikel. Jika kalimatnya tidak menarik, besar kemungkinan pembaca akan menuju ke website lainnya. Akan tetapi, jika kalimat utamanya menarik, pembaca tidak akan segan-segan lanjut membaca hingga akhir artikel. Oleh karena itu, perhatikan kalimat awal yang kamu tuliskan, ya.

Beberapa tips yang bisa kamu praktikkan dalam menuliskan kalimat awal adalah menyajikan data ataupun pertanyaan yang menjadi masalah bagi para pembaca.

 

Sisipkan Gambar di Dalam Artikel

Buat pembaca tidak bosan saat membaca artikelmu dari awal hingga akhir. Salah satu cara yang tepat untuk mengusir rasa bosan pembaca adalah menyisipkan gambar-gambar di dalam artikel. Hal ini akan membantu pembaca mendapatkan visualisasi yang tepat sehingga tidak merasa bosan saat membaca artikel.

Perlu diingat jika mengambil gambar, kamu harus memeriksa unsur hak ciptanya. Ambil foto atau gambar dari situs penyedia yang membebaskan pengunjung mengunduh tanpa harus membeli. Jangan asal comot gambar dari Google.

(Baca Juga: Dari Wordholic Menjadi Wordpreneur)

 

Cari Referensi atau Sumber yang Terpercaya

Sumber atau referensi yang terpercaya akan meningkatkan ketertarikan pembaca saat membaca artikelmu. Jangan sampai kamu mencantumkan sumber yang tidak jelas kevalidannya. Jika terjadi demikian, justru akan mengakibatkan website kehilangan para pembaca karena mereka menganggap artikelmu tidak berkualitas dan berkompeten.

Konten UGC (user generated content) seperti yang ada di TikTok dan Instagram yang dibuat kreator, tidak bisa menjadi sebuah sumber valid. Akan menjadi hal yang berbeda jika konten yang kamu cuplik berasal dari medsos resmi sebuah brand, contohnya kamu ingin memuat data kesehatan, kamu bisa mengambil dari dari Instagram resmi WHO.

 Itu dia 5 tips menulis  artikel agar terlihat menarik. Mulai tulis artikelmu dari sekarang lewat bahasa yang menarik serta dikemas dengan storytelling yang memikat perhatian para pembaca. Bagikan pengalamanmu di kolom komentar, ya!

 

 

Reffi Dhinar

One response to “”

  1. Perlunya Menulis Artikel dengan Plain Language – KINKAKU 金書

    […] (Baca Juga: 5 Tips Menulis Artikel Terbaik) […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *