←back to Blog

4 Skill Content Writer yang Wajib Dimiliki

4 skill content writer

Content writing adalah cabang kepenulisan yang kini makin banyak menarik peminat. Dengan menulis artikel atau konten di sebuah media sosial, kita bisa menambah cuan dan juga pengikut baru. Tahukah kamu apa saja skill yang content writer yang perlu diasah?

Tentunya kamu harus memiliki kemampuan menulis konten yang baik. Setelah berkecimpung di bidang content writing selama beberapa tahun, saya menyadari ada beberapa kemampuan yang tidak boleh diabaikan agar kualitas tulisan tetap terjaga.

Penghambat Skill Content Writer

Kamu perlu tahu apa saja yang menghalangi kemampuan seorang content writer sebelum memahami apa saja yang patut diasah.

 Tidak mau riset

Penulis konten wajib melakukan riset. Seorang content writer menulis sesuai dengan tema yang disukai jika topiknya dibuat untuk website pribadi. Akan jadi hal berbeda jika content writer diminta untuk menulis sesuai brief yang diberikan klien.

Website pendidikan, kesehatan, dan kecantikan yang selalu update tiap hari dan tiap minggu, umumnya ditulis oleh tim content writer. Penulis tidak harus memiliki latar belakang pendidikan khusus asal mau riset. Jika enggan untuk riset, maka mustahil tulisanmu bisa diakui klien.

Mudah menyerah

Untuk bisa sukses dalam hal apapun, tentu sikap pantang menyerah harus dipunyai. Betapa sering saya mendengar keluhan dari kawan sesama content writer yang merasa capek dan sulit mendapat job. Akhirnya, menyerah pun menjadi pilihan.

Membangun personal branding sebagai seorang content writer itu butuh waktu. Banyak website freelancer yang membutuhkan content writer, tetapi untuk bisa memperoleh job, pasti kita harus membangun portofolio. Salah satu contoh sederhana tentang komitmen kita adalah rajin menulis di blog. Kalau blogmu saja jarang diisi, bagaimana calon klien mau memberimu kepercayaan untuk memberikan job beberapa artikel dalam tenggat waktu tertentu?

Plagiat

Hindari plagiasi. Menulis konten digital dengan cara plagiasi akan mencoreng personal brandingmu sebagai seorang content writer. Kamu bisa melakukan kurasi konten dan rewrite, tetapi jauhi tindakan plagiat.

Semua konten digitalmu bisa mudah dideteksi tingkat plagiasinya dengan tools plagiarsm checker yang ada di internet.

Skill yang harus dimiliki content writer

Skill penting apa saja sih yang harus dikuasai agar bisa menjadi cara ampuh menulis artikel atau konten digital? Berikut penjelasannya.

Bahasa Inggris pasif

Kamu tidak perlu sampai fasih berbicara dalam bahasa Inggris, cukup minimal menjadi pembicara pasif dan paham artikel ringan. Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan menulis artikel dengan gaji dolar akan terbuka lebih lebar kalau kamu paham bahasa Inggris.

Selain itu, kamu juga melakukan riset artikel aau konten dari sumber bahasa Inggris yang menyajikan wawasan lebih komprehensif. Terutama jika ada keyword-keyword serta topik yang referensinya tidak lengkap dalam bahasa Indonesia.

(Baca Juga: Branding Content Writer)

Copywriting

Copywriting berbeda dengan content writing. Setelah kamu piawai dalam menulis artikel atau konten, kamu juga wajib belajar copywriting. Skill ini dibutuhkan untuk membuat konten promosi, landing page, atau menjual produk digitalmu.

Klien juga sering meminta content writer untuk memadukan tulisan dengan unsur copywriting di akhir tulisan. Tujuannya agar unsur persuasif bisa dibentuk menjadi soft selling, bukannya hard selling.

SEO dasar

Untu kamu yang memulai karir content writing dari blog, pasti tidak asing dengan SEO. SEO dibutuhkan agar tulisan kita bisa teroptimasi di mesin pencari seperti Google Search, Bing, dan sebagainya.

Untuk menjadi content writer, kamu tidak perlu menjadi seorang yang sangat ahli dalam SEO. Cukup pelajari beberapa SEO dasar semacam cara riset keyword, peletakan keyword di dalam artikel, dan link building di dalam artikel. Semua itu bisa kamu pelajari sambil membangun blog. Jadi ketika klien memintamu untuk membuat link dengan Anchor Text misalnya, kamu tidak lagi kebingungan.

Tahu optimasi media sosial

Content writer juga bisa mendapat job untuk menulis caption medsos atau menjadi buzzer. Maka pekerjaan ini tidak terbatasi hanya menulis artikel di website atau blog saja. Pelajari karakter medsos semacam Instagram dan bagaimana cara mengoptimasi agar engagement tinggi.

Jika kamu ingin menjadi buzzer, kamu perlu tahu cara menulis tweet dengan bahasa menarik dan kalimat ringkas. Gunakan medsos untuk menulis konten termasuk fitur-fitur di dalamnya.

Inilah 4 skill content writer yang tidak bisa kamu abaikan. Skill mana yang sekarang sedang kamu poles? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar ya!

Reffi Dhinar

3 responses to “4 Skill Content Writer yang Wajib Dimiliki”

  1. Akbar Maulana Avatar
    Akbar Maulana

    Artikel yang isinya daging semua… tinggalin jejak agar dapat dibaca berulang kali.

    1. Reffi Dhinar Avatar
      Reffi Dhinar

      Terima kasih sudah mampir, Kak 🙂

  2. Tips Affiliate Marketing Lewat Konten Blog – KINKAKU 金書

    […] (Baca Juga: 4 Skill Content Writer yang Wajib Dimiliki) […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *