←back to Blog

Perlunya Menulis Artikel dengan Plain Language

 

menulis artikel dengan plain language

 

Dalam dunia penulisan, penggunaan bahasa yang kompleks dengan kosakata kaya dan bahasa kiasan yang hidup bisa membuat pembaca terkesan dan memperlihatkan keahlian menulismu. Namun, ketika kamu menulis artikel dengan Plain Language, diharapkan pembaca jadi lebih mudah mencerna tulisanmu.

Gaya bahasa yang  mudah dimengerti tidak selalu mudah dalam menyusunnya. Plain Language dirancang untuk menyampaikan informasi sejelas mungkin dan bisa dimengerti dalam satu kali baca. Sebenarnya, kita sudah belajar sejak masih sekolah, contohnya menulis kalimat efektif.

 

Apa Itu Plain Language?

Metode Plain Language dalam penulisan adalah pendekatan yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dengan cara yang jelas, langsung, dan mudah dimengerti bagi target audiens.

Saat sedang menulis, kamu berusaha untuk menghindari penggunaan kosakata yang rumit, kalimat yang panjang dan rumit, serta gaya bahasa yang berlebihan atau kiasan yang membingungkan.

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan cepat dan akurat oleh audiens yang beragam, termasuk mereka yang mungkin memiliki tingkat pemahaman yang berbeda atau memiliki keterbatasan dalam pemahaman bahasa. 

Metode Plain Language sering digunakan dalam pembuatan dokumen resmi, instruksi, informasi medis, dan komunikasi publik lainnya untuk memastikan aksesibilitas dan kejelasan informasi. Namun, Plain Language juga sangat penting dalam artikel blog, terutama yang sifatnya informasi dan edukasi.

 

Cara Menulis Artikel dengan Plain Language

Berikut adalah beberapa cara untuk menulis artikel dengan menggunakan metode Plain Language.

Pilih Kosakata yang Sederhana

Hindari menggunakan kosakata yang rumit atau teknis jika tidak diperlukan. Gunakan kata-kata yang umum digunakan dan mudah dimengerti oleh target pembaca. 

Contohnya, saat kamu ingin menjelaskan tips investasi bagi target pembaca yang masih awam, maka kamu harus menambah arti dari istilah keuangan yang digunakan dalam artikel. Kita lihat perbandingan dua kalimat di bawah ini.

Sebagai investor pemula, Anda perlu melakukan diversifikasi investasi. (x)

Sebagai investor pemula, Anda perlu melakukan investasi tidak di satu tempat saja. Misalnya, Anda menabung di reksadana sekaligus di SBN. (OK)

Tidak semua orang memahami apa itu ‘diversifikasi’, jadi kamu perlu menjelaskan dengan gaya bahasa yang lebih mudah dipahami.

Gunakan Kalimat Pendek dan Jelas

Tulislah kalimat yang singkat dan langsung ke pokok pernyataan. Hindari kalimat yang panjang dan rumit yang dapat membingungkan pembaca. Jauhi penggunaan frasa atau idiom yang mungkin tidak dikenal oleh semua pembaca. Gunakan ungkapan yang sederhana dan jelas.

Glosarium singkat di bawah artikel sekaligus sumber referensi akan sangat membantu pembaca jika mereka ingin memahami lebih dalam tentang tulisanmu. Ini akan sangat berguna terutama untuk artikel dengan topik mendalam seperti hukum dan kesehatan.

Susun Paragraf dengan Terstruktur

Urutkan informasi yang kamu tulis secara logis dan terstruktur dalam paragraf yang mudah dipahami. Gunakan tata letak yang jelas dan tidak terlalu bertele-tele.

Fokuslah pada satu pesan utama di dalam sebuah artikel. Kalau kamu menulis topik tanaman hias, maka dalam satu artikel bahas saja satu jenis tanaman hias sampai tahapan cara merawatnya. Kamu tidak perlu mengulas sistem bisnisnya, kecuali judulnya membahas cara berbisnis tanaman hias.

Gunakan Tabel atau Ilustrasi

Sertakan contoh tabel atau ilustrasi yang konkret untuk membantu pembaca memahami konsep atau informasi yang kamu sampaikan. Tidak semua informasi dijejalkan dalam bentuk paragraf.

Misalnya, ketika kamu menjelaskan perubahan tren berpakaian dua tahun lalu dengan tahun ini, kamu tidak perlu menjabarkan dalam bentuk paragraf. Buat tabel dan beri warna berbeda agar data lebih mudah dipahami. Diagram grafik juga membantu data bisa lebih mudah dipahami.

Hindari Jargon atau Singkatan yang Tidak Dikenal

Saat kamu menggunakan jargon atau singkatan, pastikan untuk menjelaskannya untuk pembaca yang mungkin tidak akrab dengan istilah tersebut. Fokuslah pada pesan utama atau informasi yang paling penting, dan hindari penyertaan detail yang tidak relevan atau membingungkan. (Baca Juga: Belajar Menulis Itu Penting Seperti Eksakta)

Contoh aplikasinya adalah saat kamu menulis artikel kesehatan. Lalu kamu butuh mengulas sebuah tanaman langka. Nama latin dan istilah biologis yang kamu tulis harus ada penjelasannya seperti di catatan kaki. 

Periksa Kembali Keterbacaan

Setelah menulis artikel, periksa kembali keterbacaan teks. Kamu juga bisa memeriksa tipologi dan hasil layout sebelum cetak. Lihat lagi, apakah huruf-hurufnya sudah pas? Apakah ukuran huruf sudah mudah dibaca?

Selalu ingat standar menulis untuk artikel blog. Sebaiknya kamu menulis dalam kalimat ringkas dan satu paragraf sebanyak 2-4 baris. Gabungkan teknik menulis ini dengan format SEO On-Page agar tulisanmu bisa dibaca mesin pencari lebih mudah.

(Baca Juga: 5 Tips Menulis Artikel Terbaik)

Menulis artikel dengan Plain Language sebenarnya tidak serumit yang kita kira. Baca ulang tulisanmu dan posisikan dirimu sebagai pembaca awam. Ini akan menjadikan tulisanmu bisa dinikmati dalam sekali duduk. Bagaimana pendapatmu?

 

Reffi Dhinar

3 responses to “Perlunya Menulis Artikel dengan Plain Language”

  1. 4 Skill Penting Content Writer Selain Menulis Artikel – KINKAKU 金書

    […] sudah aktif mengisi blog dan memahami dasar menulis artikel SEO Friendly, maka skill penting berikutnya adalah negosiasi. “Tapi, kan, aku bukan mau jadi […]

  2. 5 Tips Menulis Judul Artikel Menarik – KINKAKU 金書

    […] (Baca Juga: Perlunya Menulis Artikel dengan Plain Language) […]

  3.  5 Cara Efektif Meningkatkan Keterampilan Menulis – KINKAKU 金書

    […] dalam ecourse Magic Wordpreneur, saya membahas lebih detail mengenai cara menulis dengan metode Plain Language. Artikelnya pernah saya bahas sedikit di blog ini yang bisa kamu baca di […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *