←back to Blog

6 Langkah Mudah Membuat Blog Parenting dan Mengembangkannya

 

Blog parenting sendiri merupakan blog yang memberikan informasi yang memuat seputar pengasuhan anak. Membuat blog parenting ini bisa dipakai untuk untuk pembaca dari kalangan orang tua, pasangan muda yang  ingin belajar sebelum memiliki anak, atau umum.

Jadi kalau kamu ingin membuat blog parenting, kamu harus menyesuaikan isi konten serta kecenderungan pengunjung ya.

Tahapan membuat blog parenting

Nah, buat kamu yang tertarik untuk membuat blog parenting. Berikut ini saya bagikan 6 langkah mudah membuat blog parenting yang bisa kamu coba :

1.     Buat Website Terlebih Dahulu

Langkah membuat blog parenting yang pertama adalah membuat “wadah”-nya terlebih dahulu yang berupa website. Bahkan website juga bisa dijadikan tambahan sumber cuan. Kamu bisa membaca di artikel ‘Cara Menghasilkan Uang dari Blog‘.

Hal yang perlu kamu perhatikan sendiri adalah : URL, hosting dan domain, navigasi serta pemilihan tema website yang sesuai.

Usahakan kamu memilih tema yang mobile friendly, karena Google sekarang ini lebih mengutamakan website yang memiliki tampilan mobile friendly.

 

2.     Buat Kategori yang Sesuai

Selanjutnya, kamu bisa menata website tersebut agar isinya lebih mudah ditemukan oleh pengunjung potensialmu. Kamu bisa membuat menu dropdown yang memuat setiap pembagian kategori atau jenis artikelnya.

Contoh : menu home, menu tips & trik, menu seputar informasi pengasuhan anak balita, menu informasi umum mengenai parenting, kehamilan dan sebagainya.

 

3.     Buat Konten yang Sesuai

Cara membuat blog parenting selanjutnya adalah dengan membuat konten utama yang berbentuk artikel. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat artikel parenting yang baik. Diantaranya adalah :

  1.   Perhatikan SEO : SEO atau Search Engine Optimization adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimalkan website dan membuat blogmu muncul di halaman pertama pencarian search engine.
  2. Kualitas isi artikel : tentunya para orangtua yang mengunjungi website menginginkan informasi yang lengkap untuk membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Jadi pastikan isi artikel parenting berkualitas ya dan juga lengkap. Sertakan sumber atau referensi artikelnya apabila kamu mengutip isinya dari blog lain. Pastikan pula artikel tersebut kredibel.

 

4.     Posting Konten Artikel yang Telah Kamu Buat

Selanjutnya, kamu bisa memposting artikel yang telah kamu buat sehingga artikel tersebut siap dibaca oleh para pengunjung blogmu secara online.

Berikan tag, pilih kategori yang sesuai, pilih featured image dan masukkan image yang sesuai dengan isi artikel dalam badan artikel, edit url, dan kemudian klik posting. Jika di kemudian hari kamu merasa masih ada yang kurang atau ada yang perlu direvisi dalam artikel tersebut. Kamu bisa memperbaikinya lagi dengan klik tombol “edit” di bawah artikel milikmu (dalam menu post website).

 

5.     Atur Interaksi dengan Pembaca

Kamu bisa membuat interaksi dengan pembaca untuk menarik lebih banyak kunjungan dan juga pengunjung tetap. Tambahkan juga tombol CTA (Call to Action) yang berisi ajakan untuk mengikuti blog milikmu atau untuk memasukkan alamat email mereka agar kamu bisa mengirimkan berita atau informasi paling update dari website milikmu.

 

6.     Install Plugin yang Sesuai

Berikutnya, untuk memaksimalkan pembuatan website parenting yang kamu miliki, kamu bisa menginstal beberapa jenis plugin yang sesuai dengan kebutuhanmu. Plugin yang sering digunakan misalnya plugin SEO, anti SPAM dan sejenisnya.

Itulah beberapa cara membuat blog parenting yang bisa saya bagikan kali ini. Jangan lupa untuk mengoneksikan websitemu dengan sosial media yang kamu miliki, sehingga setiap kali mempublish sebuah artikel baru, akan ada pemberitahuan di medsos sehingga para pengikutmu bisa langsung mengklik tautan tersebut. (Baca Juga: Strategi Content Marketing)

Sebenarnya, membuat blog parenting bukanlah hal yang sulit kok. Caranya juga sama dengan membuat blog jenis niche lain. Yang membedakannya hanyalah isi atau konten di dalamnya.

 Oh iya, untuk domain dan hosting sendiri pastikan kamu memperpanjangnya sebelum masa berlakunya habis ya. Hal ini untuk menghindari websitemu tidak bisa diakses.

 

Kalau kamu mahir dalam IT atau bahasa pemrograman terlebih dalam segi pembuatan website, kamu juga bisa membuat blog parenting dengan sedemikian rupa sehingga lebih menarik. Semoga artikel di atas bermanfaat ya. 

 

 

Reffi Dhinar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *