←back to Blog

Tips Memulai Karier Freelance Copywriter

karier freelance copywriter

 

Menjadi freelance copywriter merupakan salah satu cara untuk meningkatkan peluang membisniskan kemampuan menulis. Setelah menerbitkan buku dan rajin menulis blog, mulai bermunculan kesempatan mendapatkan pemasukan tambahan dari menulis.

Selang beberapa tahun sejak serius menjadi penulis pada 2013, saya terus ingin tahu dengan aktivitas menulis. Sampai akhirnya, saya jatuh cinta pada copywriting. Belajar serius sejak 2018, saya mendapat job menulis company profile pada 2019 untuk sebuah perusahaan swasta di Surabaya. 

 

Apa yang Dilakukan Seorang Copywriter?

Copywriter memiliki tugas untuk menulis konten yang memikat dan didistribusikan di berbagai medium. Jadi, copywriting termasuk dalam konten persuasif yang bisa digunakan untuk memberi informasi dan meningkatkan engagement pembaca. 

Sesuai dari pengalaman yang saya lakukan, copywriting tidak hanya sekadar membuat konten memikat, tetapi membuat konversi. Konversi yang dimaksud mulai dari mengubah pengunjung medsos menjadi pengikut hingga meningkatkan jumlah pengunjung website. 

Kalau ada yang bilang, “Produknya nggak laku, berarti copywriting-nya jelek,” ini termasuk salah kaprah. Kenapa? Laku tidaknya sebuah produk tidak hanya tergantung dari copywriting, tetapi juga dari kualitas produk hingga pelayanan di customer service

Kita ambil contoh. Copywriting yang dibuat pada Instagram atau Facebook ads sudah mendatangkan pengunjung dan pembeli, tetapi setelah produk dipakai, ternyata hasilnya jelek. Bisa juga ada customer service yang membuat jengkel pembeli karena cara menjawab keluhannya tidak sopan. Apakah pembeli akan datang lagi?

Oleh sebab itu, copywriter dan pemilik produk perlu paham bahwa ada banyak komponen yang perlu diperhatikan jika ingin produknya laris manis. Copywriting adalah salah satu cara dari bagian untuk membangun branding dan marketing. Untuk peningkatan sales? Jelas perbaiki komponen lainnya.

 

Persiapan Menjadi Freelance Copywriter

Berikut ini yang perlu kamu persiapkan jika ingin menjadi seorang freelance copywriter.

Storytelling

Seorang copywriter harus menyusun tulisan sesuai dengan brief dari klien atau merencanakan, dan menyusun ide untuk tulisan yang memikat audiens. Copywriter juga wajib punya kemampuan storytelling yang peduli pada detail mulai dari pilihan diksi, konteks kalimat, dan bagian lainnya.

Sebagai bagian dari membangun branding, copywriter bisa menyusun kisah dari perjalanan brand, keberhasilan, dan kisah terkait produk. Jenis tulisan yang perlu disusun copywriter antara lain:

  • Email newsletter
  • Kampanye dalam media dan katalog
  • Press release
  • Kata-kata untuk Billboard
  • Iklan di medsos Ads
  • Iklan untuk radio atau podcast
  • Konten di medsos
  • Landing page
  • Company profile

 

Riset

Sebagai seorang copywriter, kamu harus detail dalam melakukan riset. Ketika saya mendapat tugas untuk membuat company profile, saya melakukan wawancara dengan pemilik sebanyak dua kali. Saya menyiapkan pertanyaan yang relevan dengan struktur company profile.

Kemampuan menulis fiksi sangat bagus untuk copywriter. Apa hubungannya? Sebagai novelis, saya terbiasa melakukan riset tokoh, setting, sampai sosial. Ini bisa diaplikasikan pada copywriting, kamu perlu riset jiwa brand, latar belakang bisnis dari pemilik, produk, dan target audiens.

Manajemen Waktu

Sebagai seorang freelance writer, apapun posisinya, kamu harus pandai mengatur waktu. Tiap klien punya deadline yang disesuaikan dengan rencana bisnis mereka. Kamu harus bisa menyesuaikan dengan kemampuan saat ini.

Menjadi Bunglon

Ketika saya sedang menulis konten untuk branding klien di medsos, saya harus siap beradaptasi dengan gaya bahasa yang berbeda. Kamu tidak boleh menjadi penulis kaku. Hilangkan ciri khas tulisanmu ketika menjadi copywriter untuk brand berbeda-beda.

Terkadang kamu akan menemukan klien yang sangat detail dan gaya bahasanya super baku, tetapi copywriting harus tetap menarik. Saat menulis untuk klien yang minta bahasa gaul, walaupun kamu terbiasa bahasa baku, mau tidak mau kamu harus mengubah gaya menulis.

Peka dan Komunikatif

Mulailah memiliki akun di berbagai medsos mulai dari Facebook, TikTok, Instagram, dan Twitter. Kamu tidak harus aktif di semua medsos. Saya hanya aktif membangun branding di Instagram, sisanya hanya saya gunakan untuk belajar dan melihat tren.

Proses belajar ini adalah dengan mengamati tipe konten apa saja yang sedang menjadi tren. Saya suka mengintip isi konten dari kompetitor saat ingin membuat konten personal branding. Nah, ini bisa dipakai untuk mengasah kepekaanmu. 

Walau sedang ramai gaya konten tertentu, belum tentu ini cocok untuk target audiens klien. Copywriter wajib menyampaikan pendapatnya dengan cara komunikatif agar proyek copywriting yang dibuat bisa tepat sasaran. Terkadang, klien tidak tahu dengan strategi copywriting yang diinginkan karena sibuk melihat konten yang viral.

Belajar Formula Copywriting

Bacalah buku atau belajar dari berbagai sumber untuk mengetahui jenis-jenis copywriting. Setelah cukup belajar, mulai aplikasikan pada proyek kepenulisanmu sendiri sehingga bisa menjadi portofolio.  (Baca Juga: 5 Tips Menulis Bagi Pekerja Sibuk)

Formula copywriting yang paling mendasar adalah AIDA dan AIDCA. Kamu juga bisa menggunakan formula PAS untuk membuat konten terkait produk atau jasa. Pahami berbagai formula tersebut dan praktikkan.

Inilah beberapa hal yang perlu kamu persiapkan untuk merintis karier sebagai freelance copywriter. Lakukan secara bertahap dan ikuti blog ini serta akun Instagram @reffi_thread untuk update tips menulis bermanfaat lainnya.

(Baca Juga: Copywriting untuk Branding Produk)

Reffi Dhinar

One response to “Tips Memulai Karier Freelance Copywriter”

  1. 4 Cara Membuat Headline Copywriting Menarik Minat Pembaca – KINKAKU 金書

    […] Copywriter harus paham cara membuat Headline agar kontennya tidak kering dan memikat pembaca dalam hitungan detik. Namun, jangan berpikir tentang click-bait, ya. Meskipun tidak ada aturan yang kaku, Headline yang hanya click-bait menunjukkan copywriter kurang jago memilih diksi yang menarik tanpa harus ‘menipu’. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *