←back to Blog

Pelajari Cara Membuat Blog Keuangan

cara membuat blog keuangan

 

Ada banyak sekali niche blog populer di Indonesia. Seperti teknologi, kuliner, kesehatan, hingga keuangan. Kali ini, saya akan membahas lebih lanjut mengenai cara membuat blog keuangan.

Saat ini, blog keuangan menjadi salah satu jenis blog yang banyak dicari. Hal ini merupakan salah satu efek dari meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemahaman keuangan yang baik.

Secara umum, blog-blog keuangan akan memuat informasi mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan, informasi keuangan, investasi, berita terkini bidang keuangan dan pembahasan seputar keuangan lainnya.

 

Cara Membuat Blog Keuangan

Nah, buat kamu yang ingin membuat blog keuangan, berikut ini saya bagikan cara membuat blog keuangan dan hal-hal yang harus kamu perhatikan lainnya :

 

Bangun Dulu Websitenya

Cara pertama untuk membangun blog keuangan yang satu ini bisa dibilang sangat dasar atau cara wajib yang harus kamu lewati terlebih dahulu. Untuk membuat blog keuangan, tentunya kamu harus membangun medianya terlebih dahulu yakni membangun websitenya.

Website yang didesain dengan profesional, clean, dan kontennya berkualitas, akan menimbulkan trust bagi pembacanya. Kamu akan dianggap kredibel untuk menyampaikan topik keuangan.

Kalau kamu tak mau repot-repot bangun website dari awal, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan website terpercaya. Setelah jadi, kamu tinggal memikirkan cara untuk mengembangkan website tersebut.

Yang perlu kamu perhatikan pada langkah ini adalah :

  • Nama domain : usahakan menggunakan domain dengan ekstensi yang cukup umum dan populer di Indonesia seperti .com.
  • URL website : kalau bisa nih, URL website tersebut mengandung nama website yang mengandung kata kunci yang sesuai (dalam hal ini keuangan) dan sesuai dengan isi websitenya. Contoh : www.infokeuangan.com dan sejenisnya.
  • Hal ini berguna untuk mempermudah pengunjung menemukan dan mengingat-ingat websitemu.
  • Hosting yang digunakan : pastikan kamu memilih jasa penyedia hosting yang berkualitas untuk meminimalisir kendala pada blogmu kedepannya.
  • Navigasi website dan tema.

(Baca Juga: Apa Saja yang Bisa Dilakukan Blogger)

Buat Konten Artikel

Langkah selanjutnya, setelah “wadah” nya siap, sekarang kita tinggal mengisinya dengan konten/artikel. Dalam hal ini, ada beberapa poin yang harus kamu perhatikan. Seperti,

Sasaran Audiens

Yang pertama, kamu harus tahu dulu kelompok umur dan kalangan mana yang ingin kamu targetkan. Semisal nih, kaum milenial yang saat ini sudah cukup melek keuangan.

Manfaat mengetahui target ini adalah untuk menyesuaikan isi konten agar sesuai dengan selera target. Semisal dalam hal gaya bahasa dan  juga metode serta pembahasan.

Topik khusus

Niche keuangan ini sendiri memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Saran saya, kamu bisa mempersempit lagi topiknya guna mempermudah target pembaca menemukan artikel yang mereka inginkan.

Contoh karena tadi sasaranmu adalah kaum milenial, kamu bisa mempersempit niche keuanganmu ke topik perencanaan keuangan di masa muda, investasi untuk pemula dan topik-topik keuangan sejenis yang diminati kaum milenial.

Konten

Yang lebih penting lagi, kamu juga harus memperhatikan konten yang akan kamu buat. Pastikan kamu tidak hanya terpaku pada kuantitas saja melainkan kualitas konten juga. Artikel yang berkualitas adalah artikel yang sesuai dengan algoritma Google (agar lebih mudah masuk di halaman pertama pencarian) dan artikel yang mampu memenuhi kebutuhan para pembacanya.

Perlu diperhatikan juga, kalau kamu ingin membuat blog keuangan setidaknya kamu harus menyukai konten sejenis dan juga paham mengenai keuangan. Untuk mengisi kontennya sendiri sebenarnya ada 2 opsi, pertama kamu bisa mengelola dan menulis artikelnya sendiri. Dan kedua, kamu bisa menggunakan jasa penulis berbayar.

Kembangkan Website

Nah, sekarang kamu sudah memiliki website sebagai wadah dan juga artikel-artikel berkualitas. Lalu, cara membuat blog keuangan selanjutnya adalah? Dengan mengembangkannya, kamu bisa mulai membangun trust untuk audiens.

Pantau perkembangan websitemu secara berkala, dalam hal ini kamu bisa menggunakan Google Analytic. Unduh plugin yang sesuai seperti Plugin SEO dan sejenisnya.

Dan jangan lupa untuk update artikel rutin. Untuk menunjang perkembangan website, kamu juga bisa melakukan promosi dan menggunakan backlink.

 

Itulah cara membuat blog keuangan yang bisa saya bagikan kali ini. Kalau kamu suka dengan topik finansial atau bekerja di bidang tersebut, bisa dicoba, nih membagikannya lewat blog. Semoga artikel di atas bermanfaat ya.

 

Reffi Dhinar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *