←back to Blog

3 Cara Menentukan Niche Topik Tulisanmu

Saya pernah berpendapat di awal karier sebagai content writer bahwa kita tidak perlu niche khusus. Sampai ketika saya menjadi writing coach, saya sadar inilah saatnya punya niche. Cara menentukan niche topik ini sangat penting jika ingin membangun personal branding.

Perjalanan menemukan niche berjalan dalam waktu yang tidak sebentar. Sebagai pemula, kamu juga perlu meningkatkan kuantitas. Cobalah banyak hal sampai kamu menemukan satu topik besar yang memikat perhatian. 

 

Manfaat Memiliki Niche Tulisan Spesifik

Ada beberapa manfaat yang sangat penting bagi seorang penulis jika menemukan niche untuk blog atau kontennya.

Fokus dan Otoritas

Penulis dapat fokus pada topik tertentu yang menjadi perhatian dan keahliannya. Ini membantumu untuk mendalami subjek tersebut dengan lebih baik daripada jika tulisanmu tersebar pada berbagai topik yang berbeda.

Dengan fokus pada niche khusus yaitu freelance writing, saya memiliki kesempatan untuk membangun otoritas dalam bidang tersebut. Blog saya di wordholic.com tentu masih saya jalankan, tetapi tidak segencar dulu. Sekarang, saya fokus untuk membangun blog Kinkaku sebagai seorang writing coach.

Lebih Dikenal Audiens

Kamu akan lebih mudah mengidentifikasi dan menargetkan audiens yang tepat. Ini membantumu untuk menarik pembaca yang memiliki minat dan kebutuhan yang sesuai dengan konten yang kamu buat.

Contohnya, profesi writing coach itu ada seabrek, tetapi saya ingin punya keunikan dengan tulisan yang saya buat. Artikel yang saya buat di blog ini juga saya unggah cuplikannya di medsos. Hasilnya cukup bagus untuk personal branding.

Peluang Lebih Besar

Salah satu buku saya yang berjudul ‘Content Writing Master’, berhasil terbit karena dipinang Cabaca tahun lalu. Editornya mengirim surel setelah melihat aktivitas saya sebagai penulis di medsos dan blog.

Penulis yang memiliki niche yang jelas sering kali menarik perhatian dari penerbit, situs web, dan perusahaan yang membutuhkan konten berkualitas dalam topik tersebut.

 

3 Cara Menentukan Niche Topik Tulisan

Tidak ada salahnya ingin meniru niche orang lain yang kelihatannya berada di satu topik yang mirip denganmu saat ini. Namun, bagi saya, menemukan niche yang saya banget itu butuh mengenali diri dengan mendalam. Seperti apa caranya?

Bercermin Pada Diri

Menemukan niche paling mudah adalah menentukan target audiens terlebih dahulu. Renungkan perjalanan dan pengalamanmu selama satu tahun terakhir atau beberapa tahun silam. Bercerminlah!

Apa yang terus kamu pelajari selama beberapa tahun atau bulan ini? Seperti apa kegagalan dan keberhasilan yang kamu alami? Apakah kamu begitu gila dalam mendalaminya meski tidak dibayar mahal? Topik tersebut berpotensi menjadi niche utamamu.

Pujian yang Sering Datang 

Bisa saja kamu belum menyadari topik apa yang sangat kamu kuasai karena kurangnya percaya diri. Sekarang, coba ingat-ingat lagi. 

Dalam hal apa seseorang sering memujimu? Sudahkah kamu punya sebuah karya yang mendapat respons positif? Misalnya, saya percaya diri untuk membuat blog Kinkaku karena saya sering diminta untuk menjadi mentor kepenulisan. 

 

cara menentukan niche topik

Analisis Tren

Pikirkan tentang kebutuhan, masalah, atau pertanyaan apa yang sering muncul dalam komunitas atau industri tertentu yang sedang kamu lirik. Siapkan jawaban yang bisa kamu riset dan praktikkan sebagai bahan konten. Tentu saja kamu juga harus menyukai topiknya.

Lihat apa yang sedang populer di kalangan target audiensmu dan cek cara kompetitormu dalam menjangkau mereka. Ajukan pertanyaan yang tepat agar kamu bisa mulai mempersempit niche.

 

Ketahui manfaat dan praktikkan tiga cara menentukan niche topik tulisanmu sekarang juga. Apakah kamu punya cara lain? Bagikan pengalamanmu di sini, ya!

Reffi Dhinar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *